Bisnis Online

Bisnis Kuliner Kreatif dari Rumah

pastrychef82088858 v2

Suka makan? Pastinya! Tanpa makan, kita tidak bisa hidup. Cara menikmati makanan sudah menjadi gaya hidup dan bukan lagi asal-asalan saja. Menikmati makanan ini menjadi kegiatan hiburan, melepas penat, dan akhirnya dikenal dengan istilah wisata kuliner.

Bicara kekuatan ekonomi, masyarakat sekarang sudah tidak lagi bertanya apa yang akan kita makan hari ini, melainkan di mana kita akan makan hari ini. Zaman sekarang mereka bebas memilih makanan dengan macam rupa dan rasa. Hal tersebut terkemas menjadi sebuah kegiatan penyegaran (refreshing) bernama wisata kuliner tadi.

Kita lihat warung, restoran, atau kaki lima yang menyediakan aneka kuliner berbagai rasa dan rupa. Seakan para pedagang yakin aneka kulinernya akan habis dibeli oleh pelanggannya. Mereka memproduksi aneka kuliner berdasar pengalaman dan kadangkala berdasarkan perasaan (feeling) saja. Kadang ada aneka kuliner yang masih tersisa atau bahkan habis sebelum waktunya, yang membuat kecewa pelanggan. Bisa dikatakan, pedagang tidak tahu jumlah kapasitas produksinya.

Menjadi pedagang kuliner, yang punya warung atau restoran di daerah tertentu, tentu mempunyai banyak urusan. Memikirkan biaya sewa, listrik, air, biaya belanja, keamanan, pajak reklame, iklan dan lain sebagainya. Apalagi yang baru berdiri, pastinya belum tahu kapasitas produksinya. Belum tahu jumlah pelanggannya. Isinya memasak, mengolah makanan dan gelar dagangan. Bagaimana jika dagangan tidak habis? Kadang disimpan, dan lama kelamaan basi. Jelas itu merugi. Lama kelamaan akan kehabisan ‘darah’ alias habis modal usaha. Pusing memikirkan modal usaha, tubuh kurus tinggal tulang dan bingung mau makan apa hari ini. Tutup dengan tragis.

Bila pernah mengalami hal di atas, jangan khawatir, tetaplah bangkit. Masih ada tempat lain untuk menggelar dagangan. Di mana? Tempatnya adalah dunia online. Tentunya semua sudah faham bahwa masyarakat dari desa sampai perkotaan sudah melek teknologi, utamanya internet. Kegiatan bersosial lewat online pun semarak dengan adanya Facebook, Instagram, Twitter dan website. Masuklah ke sana, berteman dan berbisnis.

Masyarakat yang suka online disebut netizen. Mereka adalah orang yang mampu secara materi dan suka dengan hal yang praktis serta efisien. Bisa online butuh alat (gadget) dan koneksi internet. Itu semua barang mahal. Maka dalam hal kuliner, mereka adalah tipe-tipe pemilih dan rela membeli. Ramaikanlah dunia online dengan aneka kuliner. Bergabunglah ke grup Kuliner, misalnya saja kalau di Bali ada grup FB Kuliner Bali, Petualang Kuliner Bali, Makan di Bali, Kuliner Halal di Bali, dan lain sebagainya.

Lengkapi marketing online dengan Instagram, Twitter dan buat website gratisan gunakan Blogspot. Manfaatkan gadget itu sebagai alat untuk potret jenis-jenis kuliner yang Anda produksi. Jika belum ada modal buat produksi kuliner, gunakan cara kreatif yaitu tawarkan OPEN PO yaitu membuka diri untuk Pre-Order.

Semisal Anda bisa membuat lumpia, cari foto lumpia di internet dan posting di beberapa grup kuliner dengan kalimat, “OPEN PO Lumpia Semarang untuk dikirim 25 Juli 2016. Delivery oleh ojek online atau diambil sendiri di Jalan ini itu nomor 5, Denpasar. Info order via SMS/WA ke nomor 0811***”. Posting pre-order itu seminggu atau dua minggu sebelumnya. Jangan lupa untuk potret lumpianya sendiri agar OPEN PO selanjutnya sudah bisa menggunakan foto sendiri.

Cara OPEN PO adalah cara kreatif dan bisa dikata tanpa modal. Netizen yang hobi memasak atau hasilkan beragam jajanan atau kue bisa bisnis tanpa harus sewa warung atau tanpa berjualan di emperan toko. Netizen cukup luncurkan OPEN PO online, mengumpulkan duit dari pelanggan dan memanfaatkan dana itu untuk modal produksi kuliner. Kemudian juga mendapatkan profit karena pelanggannya sudah jelas dan ongkos produksinya pun bisa dihitung. Tidak ada lagi bahan sisa. Tidak ada lagi makanan sisa. Pengiriman bisa lewat ojek online ataupun dijemput sendiri oleh pelanggannya.

OPEN PO adalah cara asik netizen untuk bisnis kuliner tanpa harus keluar modal besar. Silakan mencoba.

 

Teks oleh Hendra W Saputro (BOC Indonesia)

@idboc | www.boc.co.id

(Disunting oleh Tiara Mahardika)

RELATED NEWS

Top
http://www.infopedas.com/wp-content/uploads/2021/09/logo-pedas.png