Bisnis Online

Handphone

 

edit2

Dia bisa membuat Anda belajar, berteman, berpendapat, berbisnis, bermain, berubah, dan menjadi penghancur. Wow! Itu hanya efek dari alat yang bernama handphone, yang selama ini kita bawa ke mana-mana. Bahkan ketika semedi di toilet, dia jadi alat kesayangan pengusir rasa bosan. Ya apa ya?

 

Ketika kesulitan, handphone kita gunakan untuk menjelajah perpustakaan tanpa batas bernama Google. Mau menjadi ahli masak, cukup cari cara memasak dengan beragam macam resep kuliner. Tidak heran orang Bali bisa membuat masakan Padang. Orang Jawa bisa membuat masakan Blayag khas Buleleng.

 

Ketika tersesat, handphone kita gunakan untuk mencari penunjuk jalan, peta yang lengkap bernama Google Maps. Dalam peta itu ada lokasi-lokasi bisnis yang sewaktu-waktu bisa digunakan untuk mencari barang. Akhirnya jadi banyak belajar.

 

Ketika galau, handphone kita gunakan untuk curhat kepada teman-teman melalui aplikasi WA, Line, Telegram, Facebook, Instagram, FB Mesangger, dan lainnya. Meski sekarang kita hidup di gunung pun, sendirian, kita masih banyak teman kok. Sendiri hanyalah raga saja namun jiwa dan hati bisa bercanda dengan teman-teman.

 

Ketika keadilan sosial timpang, handphone kita gunakan untuk menyatakan pendapat melalui situs kolaborasi berpendapat seperti Change.org. Kita bisa menyampaikan pendapat pribadi melalui Facebook atau Twitter dan media sosial lainnya untuk ditujukan kepada pihak yang berwenang semisal pejabat, perusahaan publik seperti Telkom, PLN ataupun layanan pengaduan milik sebuah brand.

 

Ketika mau jualan, handphone bisa mempermudah aktivitas dagang. SMS-an sudah jadul. Komunikasi panjang bisa gunakan aplikasi messanger WA, Line dan Telegram. Bahkan bisa telpon berbasis VoIP (Voice over Internet Protocol) pada aplikasi tersebut. Email dengan pelanggan bisa terjadi melalui handphone. Upload foto produk dan deskripsinya bisa terjadi di handphone. Bahkan terima dan transfer uang pun bisa menggunakan handphone.

 

Ketika bosan, handphone bisa digunakan untuk bermain game. Mulai tetris sampai game animasi canggih bisa kita mainkan. Kini sedang demam Pokemon Go dan bisa kita mainkan untuk menggembirakan hati.

 

Ketika hidup terasa itu-itu saja, hambar, handphone kita gunakan untuk memotivasi diri dengan membaca, menonton dan mendengarkan konten positif dan energik sebagai vitamin otak. Melalui handphone kita berpartisipasi tandatangani petisi mendukung sebuah kegiatan sosial atau kebijakan politik melalui situs Change.org. Bisa juga partisipasi membantu secara sosial di kitabisa.com. Terjadilah perubahan diri menuju hidup yang lebih baik.

 

Ketika jauh diri dari Tuhan, handphone justru digunakan sebagai media untuk berbuat tidak bertanggung jawab, dari kasus merayu hingga terjadi kemaksiatan. Kasus mama dan papa minta pulsa juga bisa terjadi melalui handphone. Penipuan berkedok undian berhadiah biasa ditemukan melalui SMS. Parahnya, handphone bisa jadi alat jarak jauh pemantik bom! Kehancuran pun bisa terjadi melalui perantara handphone.

 

Maka akan kita gunakan sebagai apa handphone itu? #Renungan

 

Oleh Hendra W Saputro (BOC Indonesia)

@idboc | www.boc.co.id

(Disunting oleh Tiara Mahardika)

RELATED NEWS

Top
http://www.infopedas.com/wp-content/uploads/2021/09/logo-pedas.png