Bisnis Online

MEMANCING KETENARAN PEMUSIK VIA INTERNET

boc2 boc3 Boc-singnarsing mas-ytube-ngamen

Internet membuka jalan masyarakat untuk mendulang rejeki secara online. Apakah mereka yang mempunyai bisnis konvensional saja yang bisa menikmati bisnis lewat internet? Tidak juga. Mereka yang berbasis kerja individual pun mempunyai kesempatan mendapatkan potensi rejeki secara online.

Setiap individu mempunyai kemampuan untuk menghasilkan bermacam produk, baik produk tangible maupun intangible. Produk yang ada wujudnya maupun tidak berwujud. Contoh produk tangible adalah produk kuliner kerajinan, dan lain-lain. Intangible cenderung merupakan produk kreatif seperti web design, logo, design grafis, mencipta lagu, dan menyanyikannya.

Pokok bahasan ke depan adalah bagaimana memaksimalkan produk kreatif, terutama musik, agar dapat menjadi potensi rejekidi internet. Mari coba telusuri lebih dulu siapa saja pemusik yang dulunya berjuang mempopulerkan kemampuannya melalui jalur internet.

Dari kancah musik internasional, adalah Justin Bieber menjadi sensasi di Amerika Serikat setelah ditemukan oleh Scooter Braun melalui video kompetisi lokal “Stratford Star” di Ontario yang dipublikasikan di YouTube oleh ibu Justin di tahun 2007, di mana Justin meraih peringkat kedua. Scooter Braun, seorang agen pencari bakat, mempertemukannya dengan Usher untuk audisi. Single pertama Justin yang berjudul “One Time” diterbitkan secara serentak di seluruh dunia pada tahun 2009, dan sukses menduduki peringkat 30 besar di lebih dari 10 negara. Saat ini, single tersebut meraih 400 juta penonton di YouTube.

Disusul berikutnya oleh Alyssa Bernal dengan video akustiknya di YouTube. Ada pula David Choi dan Fun Two, yang merupakan gitaris dan penulis lagu dari Korea. Selain memukau masyarakat dengan suara dan lirik lagu, ada pula yang tenar di YouTube melalui seni lipsync parodi. Contoh yang fenomenal adalah Moymoy Palaboy. Cari saja lagu berjudul Marimar atau langsung nama mereka di YouTube, dijamin akan tertawa terpingkal. Mereka juga dikontrak oleh GMA Network’s Bubble Gang pada Juni 2008 karena bakat mereka dalam bernyanyi lipsync.

Bagaimana dengan fenomena yang ada Indonesia? Ada banyak pemusik yang tenar lewat internet, misalnya saja Isyana Sarasvati. Sebelum memulai karir profesionalnya sebagai penyanyi, sebenarnya Isyana Sarasvati sudah lebih dulu terkenal lewat sejumlah video cover di YouTube. Lewat permainan musik yang apik dan suaranya yang indah, penyanyi asal Bandung ini langsung menuai respon besar dari para penikmat musik Indonesia.

Disusul para pemusik Indonesia lainnya yang menggunakan YouTube dan SoundCloud dalam merintis karirnya dalam bermusik, seperti Teddy Adhitya, Danilla JPR, dan lain sebagainya. Ada juga Gamaliel dan Audrey Tapiheru, dua kakak-beradik bersuara merdu ini awalnya kerap membuat video cover untuk menyanyikan lagu-lagu mancanegara dan mengunggahnya di YouTube sejak tahun 2008, yang pada akhirnya meraih banyak penonton. Pada puncaknya tahun 2010, mereka dilirik Sony Music Indonesia dan membentuk grup vokal, GAC, bersama Cantika Abigail.

Fenomena di atas sudah cukup memberikan inspirasi bagi para pemusik tanah air untuk berjuang di jalur online. Gadget zaman sekarang minimal bisa memfasilitasi produk kreatif tersebut tercipta. Menggunakan smartphone dan laptop atau kamera tele yang bisa untuk merekam audio dan video, seharusnya bisa berkarya. Opsi lain adalah berkolaborasi dengan teman yang hobi videografi untuk menghasilkan karya-karya musik yang menjual. Anda seorang komposer musik atau seorang DJ?

Anda bisa menciptakan musik dan dijual secara online. Promosikan kemampuan seni Anda melalui media sosial seperti Facebook Page, Twitter, Google+, dan tunjukkan karya Anda melalui SoundCloud, Beatport.com, Craiglist, atau MySpace. Kemudian sebagai ajang diskusi, berkumpullah secara online dengan orang-orang pencipta lagu semisal di Facebook Group Mahir Menulis Lagu.

 

Oleh Hendra W saputro (BOC indonesia) @idboc |  www.boc.co.id

RELATED NEWS

Top
http://www.infopedas.com/wp-content/uploads/2021/09/logo-pedas.png