The Interview

Sharena Delon

ALX_7736 ALX_7875 ALX_7962

Wanita berusia 32 tahun yang dulu kerap membintangi Film Televisi (FTV) ini kini lebih terlihat sibuk dengan keluarga dan kegiatannya mengurus anak. Sharena memang sangat kompak dengan keluarga kecilnya. Simak penuturan Sharena saat ditanya seputar cinta dan keluarga.

Apa kesibukan Anda akhir-akhir ini?

Kesibukanku sekarang cuma mengurus keluarga saja. Aku kan memang nggak mau kembali intensif kerja, sekarang jadi full time mommy and wife. Dan sekarang aku juga pegang clothing line punya Ry, Baby Gott Style yang bisa aku kerjakan dari rumah.

Berbicara mengenai bulan Februari sendiri, adakah hal yang berkesan bagi Anda di bulan tersebut?

Nggak ada sih, bahkan kalau membahas soal Valentine pun aku sama Delon lebih suka dan setuju kalau sebisa mungkin setiap hari itu jadi hari penuh cinta kasih. Karena buat kita love is everything. 

Februari identik dengan perayaan Valentine. Apakah Anda termasuk orang yang merayakan Valentine?

Merayakan sih enggak ya, cuma suka bilang Happy Valentine saja biar sah hahaha. Nggak pernah ada perayaan khusus hari Valentine seperti dinner atau tukeran kado. Bagiku, Valentine sendiri hanya hari untuk mengingatkan orang kalau cinta itu penting dan aku berusaha untuk menerapkan prinsip itu setiap hari. Kalau untuk merayakan sesuatu yang spesial, kita punya momen lainnya sendiri.

Bagaimana tanggapan Anda mengenai perayaan Valentine Day yang biasa dilakukan oleh banyak pasangan?

Sah-sah saja sih. Merayakan Valentine bukan sesuatu yang penting untuk aku, tetapi kalau orang mau merayakan secara resmi hari penuh cinta ya kenapa enggak? I think it’s cute. 

Pada Valentine Day, banyak orang yang mengutarakan cinta. Apakah Anda termasuk orang yang mengikuti tren ini?

Aku dan pasangan itu membiasakan dari dulu, setiap kali sebelum tidur, selalu saling   mengutarakan ‘I love you’. Hal ini penting banget apalagi untuk yang sudah menjalani marriage life. Biarpun kita saling tau kita saling cinta, but it wouldn’t hurt untuk saling mengucapkan dan mengingatkan. Apalagi kita sudah punya anak, penting sekali untuk menjaga kemesraan itu. Especially as a first time mother, sometimes ke-hectic-an mengurus anak bisa membuat kita sedikit lupa untuk hal2 kecil lainnya termasuk kemesraan itu. 

Menurut Anda, apa definisi dari cinta?

Kalau bagiku, cinta itu nggak bisa dideskripsikan tetapi dirasakan. Ini sesuatu yang aku rasakan ke keluargaku, suamiku, anak, dan orang tuaku.

Apakah Anda termasuk orang yang percaya pada ‘cinta pada pandangan pertama’?

Tidak. Suka atau naksir pada pandangan pertama sih mungkin, tetapi kalau cinta pada pandangan pertama itu nggak ada. Karena menurutku, it’s impossible untuk kita bisa mencintai seseorang sepenuhnya tanpa kita mengenal luar dalamnya.Cinta kan bukan hanya soal fisik. Pada pandangan pertama itu kita hanya bisa menyukai dan menilai fisiknya. Intinya, kita nggak mungkin bisa mencintai hatinya, kepribadiannya, dan apapun itu sebelum kita mengenal orang tersebut. That is not love. 

Bisa dikatakan bahwa Anda adalah sosok yang terlihat sangat cinta keluarga; anak dan pasangan Anda. Bagaimana dengan karir Anda?

Karir tidak pernah berada di  urutan teratas dalam hidup aku, banyak hal yang lebih penting. Terutama sejak menjadi seorang ibu, aku nggak mau sedikitpun perhatianku ke anak dan suami akan berkurang karena karir. Ya mungkin karena suamiku bekerja dan aku memiliki pilihan untuk menjadi ibu yang tinggal di rumah sih.

Anda juga terlihat sangat kompak dengan suami dan anak.Adakah tips khusus untuk mengenai keharmonisan rumah tangga?

Kita selalu berusaha menjaga keharmonisan dan menjaga cinta karena kita sadar kalau cinta itu suatu saat bisa hilang kalau tidak dijaga. Sewaktu anakku lahir, hal itu sempat terlupakan dari sisi aku. Beruntungnya suamiku tipe pecinta. Dia mencintai cinta. Dia yang mengingatkan kalau cinta di antara kita berdua nggak boleh hilang sampai kapanpun. Dia yang mengingatkan hal-hal kecil seperti tetap bergandengan tangan meskipun sedang gendong anak. Kita berdua punya komitmen untuk selalu membahas hal terkecil apapun yang mengganjal. Kebanyakan orang paling sering bertengkar sama pasangannya. Bagi Delon dan aku, itu hal yang cukup “tabu”. Kita selalu menghindari pertengkaran karena apapun itu bisa selalu dibicarakan baik baik. Terutama sejak punya anak, kita berjanji untuk tidak akan pernah bertengkar apalagi di depan anak karena hal itu akan mempengaruhi psikologisnya di kemudian hari. 

Apa yang paling penting dari sebuah keluarga?

Komunikasi. Apapun kita komunikasikan. Kalau ada sedikit perhatian yang kurang atau ada hal yang membuat kita sedikit tidak bahagia, itu semua kita komunikasikan. 

Menurut Anda, bagaimana seseorang bisa menjadi ibu yang baik atau ayah yang baik untuk anak-anaknya?

Pada dasarnya setiap orang berbeda dan kebutuhan setiap anak itu berbeda. Kalau kita mencintai itu kita akan mempunyai intuisi atau insting untuk memberikan apapun yang terbaik untuk orang yang kita cintai. Kalau kita mencintai seseorang, dalam konteks ini anak, kita tahu luar dalamnya dan kita akantahu apa yang terbaik untuk mereka. Kita harus memikirkan mereka, pendapat mereka juga, tetapi tetap ingat juga untuk mencintai diri sendiri. Semua harus balance. Usahakan kita dalam kondisi happy dan sehat untuk bisa membahagiakan orang lain terutama anak kita. 

Adakah yang ingin disampaikan untuk pembaca Majalah PEDAS?

Ingatlah bahwa di antara masalah apapun yang kita hadapi itu, selalu ada orang lain yang mengalami masalah yang lebih berat. Nggak ada masalah yang terlalu berat. Kita nggak mungkin diuji di luar batas kemampuan kita mengatasi masalah itu. Jangan pernah lari dari masalah.

Sebutkan lima kata yang mendeskripsikan diri Anda.

Energic, complicated, loving, organized, fun.

Last words?

Live in the present moment and forget the past. Remember to live your best at the present moment.

 

Fast Questions

FAMILY? Love

LOVE? Family

MUSIC? Coldplay

MOVIE? Addictive

BOOK? Informative

SOCIAL MEDIA? Instagram

STYLE? Asik

IDOL? Hubby

FEBRUARY? Love

BALI? Relax

RELATED NEWS

Top
http://www.infopedas.com/wp-content/uploads/2021/09/logo-pedas.png