The Interview

Widi Mulia & Dwi Sasono

 4

 

Entrepreneur Edition

Pasangan Dwi Sasono dan Widi Mulia yang menikah pada tanggal 4 November 2007 ini terlihat selalu kompak. Selain menjalani profesi mereka di dunia hiburan tanah air, ternyata mereka berdua juga terjun di dunia bisnis dengan mengembangkan usaha workshop pemesanan emas berlian dan home living arts & crafts. Bagaimana penuturan mereka mengenai kedua bisnis ini dan keterlibatan satu sama lain dalam bisnis pasangannya?

***

Widi Mulia – Empat Hati Jewelry

Apa kesibukan Anda akhir-akhir ini?

Menyusui anak ke-3 kami yang sudah berumur 6 bulan: Den Bagus Satrio Sasono, mengurus dua kakaknya yang sudah SD dan TK: Dru dan Widuri, vocal and music rehearsing bersama Be3, membantu suami merintis usaha baru kami di bidang Home Living Arts & Crafts: @sasonosae, dan mengurus usaha workshop pemesanan perhiasan @empathati_jewelery yang sudah berjalan hampir lima tahun.

Apa makna dari nama Empat Hati tersebut?

Empat Hati merupakan simbol dari Ulang Tahun Pernikahan kami yang ke-4 saat saya dan suami sepakat untuk membuka usaha ini. Saat itu, empat juga merupakan simbol dari empat orang di keluarga kami: Mas Dwi, Saya, Dru dan Widuri.

Apa saja kendala yang Anda temui dalam membangun bisnis logam mulia di Indonesia?

Sebenarnya porsi bisnis kami sebagian besar adalah memproduksi perhiasan dengan hampir berbagai bentuk sesuai pesanan. Tapi tidak bisa dipungkiri dengan semakin banyak pelanggan yang mulai tertarik berinvestasi di logam mulia, kami pun melayani jual dan beli (buyback) logam mulia bersertifikat ANTAM.

Kendalanya cukup banyak.

Sejak awal, saya merintis usaha ini dengan niat utama yaitu memberi edukasi tentang nilai perhiasan emas berlian kepada umumnya wanita yang sudah mandiri dan berpenghasilan sendiri. Saya miris kalau gaji mereka yang susah payah dikumpulkan kemudian berwujud sebuah barang yang nilainya tidak setimpal. Saya ingin memberi perspektif baru bahwa emas dan berlian itu kalau kita mau tau, harganya masih bisa terjangkau kok. Walau jika terpotong ongkos pembuatan nilai investasinya akan berkurang, tapi kan tidak semuanya hilang.

Yang kami utamakan kemudian adalah menjaga sepenuhnya kepercayaan pelanggan Empat Hati yang begitu besar kepada kami. Saya dan suami sendiri sering terheran-heran dengan kegigihan dan kesabaran kami merintis usaha ini. Alhamdulillah, kami punya tim yang solid dan selalu sepenuh hati melayani setiap pemesanan perhiasan.

Apa harapan Anda untuk bisnis ini?

Harapan kami adalah semakin banyak orang yang cerdas dan bijak dalam membelanjakan uang mereka dan mengerti nilai bahan emas dan berlian. Tidak semua tempat penjualan perhiasan bisa dengan sabar menjelaskan kadar emas maupun berlian yang baik sesuai keinginan pelanggan. Seringkali pelanggan pulang membawa perhiasan yang nilainya tidak seimbang dengan harga yang mereka bayar.

Di Empat Hati, kami berupaya memenuhi keinginan mereka, tidak hanya dalam soal nilai dan kualitas detil perhiasan, tapi juga mengelola kepercayaan mereka. Saat ini, kami sedang menyiapkan beberapa seri khusus perhiasan dengan desain yang lebih unik dan klasik.

Setelah berkarir di dunia entertainment sebagai penyanyi dan menjadi pengusaha, adakah impian yang belum tercapai hingga sekarang?

Tinggal di sebuah lingkungan yang sehat, alami, dan aman bagi anak-anak saya.Seperti di Bali, contohnya. Semoga segera tercapai. Amin!

***

Dwi Sasono – Sasonosae

Sebagai seorang selebritis dengan jadwal yang padat dan pengusaha Home Living Arts & Crafts, bagaimana Anda membagi waktu antara keluarga, karir di dunia entertainment, dan juga bisnis Anda?

Saya bersyukur jadwal shooting sitkom TMG hanya Senin-Jumat dengan jam kerja yang sehat. Setiap weekend, saya masih bisa bersama keluarga. Di minggu ke-3, saya bahkan mendapat waktu libur penuh selama seminggu untuk bepergian jauh bersama mereka. Dalam bisnis, saya punya tim solid yang selalu bisa diajak diskusi dan tanggap jika saya bolak-balik mengecek perkembangan usaha kami.

Dari mana Anda mendapat ide untuk membangun bisnis Home Living Arts & Crafts bernama Sasonosae ini?

Ide ini datang saat saya dan Widi merampungkan pembangunan rumah baru kami kurang lebih setahun lalu.

Setelah kerjasama dengan beberapa teman kontraktor dan interior designer, saya menemukan kesadaran bahwa passion saya memang selalu tentang seni. Tidak hanya seni akting, tapi saya juga menikmati proses membuat barang-barang perlengkapan rumah kami sendiri. Dari mengumpulkan kayu-kayu bekas dan menyusunnya untuk dipasang di beberapa sudut rumah dengan desain sesuai yang saya inginkan. Dari situ akhirnya saya mencoba merintisnya sebagai usaha Home Living Arts & Crafts.

Apa yang membuat produk bisnis Anda ini berbeda dari Home Living Arts & Crafts lainnya?

Dengan upaya mengusung Reuse, Reduce, Recycle, produk-produk @sasonosae terbuat dari kayu-kayu bekas berkualitas dengan desain yang apik, bercita rasa seni tinggi, dan berfungsi secara modern. Sesuai arti nama Sasonosae, kami ingin produk kami selalu bisa menjadi wadah atau tempat yang bagus.

Apa yang memotivasi Anda untuk ikut berkecimpung di dunia bisnis?

Saya ingin bisa terus berkreasi dan menikmati hidup sambil bisa menolong orang banyak. Dengan berbisnis, saya juga bisa berbagi dan terus belajar. Itu yang membuat hidup jadi semakin terasa hidup.

***

Widi Mulia &Dwi Sasono

Bagaimana dukungan pasangan Anda terhadap bisnis yang masing-masing Anda jalani?

Widi Mulia: Suami saya itu seorang optimist yang penuh dengan ide-ide liar dan seru. Hal itulah yang membuat saya si realistic berani terus maju. Diapun tidak segan terjun langsung ke lapangan dan terus menggali perkembangan setiap informasi soal bisnis kami.

Dwi Sasono: Istri saya selalu siap jadi partner diskusi dan debat yang asik. Kami tidak selalu sepakat dalam beberapa hal, tapi untuk menjalani usaha, perbedaan sudut pandang mutlak diperlukan.

Mengapa Anda berdua memilih untuk memiliki bisnis yang berbeda?

Sebenarnya kami selalu ada dan terlibat sebagai pasangan dalam usaha workshop perhiasan @empathati_jewelry maupun Home Living Arts & Crafts @sasonosae. Kami berdua memang selalu tertarik dengan benda-benda berbentuk apik yang terbuat dengan bahan-bahan berkualitas.

Sekarang sudah banyak anak muda maupun pasangan muda yang mulai merintis bisnis, bagaimana tanggapan Widi & Dwi Sasono mengenai hal ini?

Asal yakin dan bertanggung jawab dengan produk yang dijualnya. Menurut kami sih merintis bisnis itu hal yang baik sekali. Seiring dengan kemajuan dalam dunia teknologi dan informasi, semuanya sekarang bisa jualan apa aja, dengan cara apapun. Yang menyenangkan maupun tidak. Seperti bots yang suka jawab-jawab otomatis di postingan orang sembarangan itu lah! Hahaha.

Bagaimana cara memotivasi generasi muda untuk bisa bekerja secara mandiri atau menjadi entrepreneur?

Ketahui karakter diri sendiri dulu, karena tidak semua mempunyai bakat dan passion berbisnis. Kalau tujuannya untuk berpenghasilan dengan kerja yang menyenangkan, tidak usah wirausaha juga bisa dicapai dengan menjadi karyawan perusahaan yang loyal kok.

Tapi.. skill wirausaha ini memang bisa diasah sejak dini. Anak-anak kami, disekolahnya sekarang mulai diarahkan untuk belajar jualan. Kita lihat aja apakah memang mereka tertarik ke arah sana.

Menurut Anda, mana yang lebih penting dimiliki seorang pengusaha; modal, keberuntungan atau kerja keras?Mengapa?

Tanggung jawab dan tepat janji. Sekali memulai dan memasang target usaha dalam sebuah tim, pengusaha yang baik akan berorientasi kepada hasil. Kerja keras oke saja, tapi kerja cerdas rasanya lebih pas. Hal itulah yang bisa dicapai ketika kita punya tim yang baik.

Last words?

Widi Mulia: Deliver your promise with no mess!

Dwi Sasono: Do what you love and love what you do!

 

Fast Questions


Widi Mulia

FAMILY? Love

LOVE? Passion

MUSIC? Serene

MOVIE? Actor

BOOK? Child Sense

SOCIAL MEDIA?Instagram

STYLE? Sassy

PARTY? Family

BUSINESS? Travelling

BALI?Ubud

***

 

 

 

 

 

 

Dwi Sasono

FAMILY?Ubud

LOVE? You

MUSIC? Keroncong

MOVIE? Frankie & Johnny

BOOK?Majapahit

SOCIAL MEDIA?Instagram

STYLE? Ethnic

PARTY? Beach

BUSINESS? Diamond

BALI? Spirit

 

 

RELATED NEWS

Top
http://www.infopedas.com/wp-content/uploads/2021/09/logo-pedas.png